Tampilkan postingan dengan label diskusi bermain keyboard. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diskusi bermain keyboard. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 September 2012

Manfaat Bermain Piano Bagi Anak

Bermain Piano Merangsang Kecerdasan Anak 

MASA kanak-kanak merupakan periode emas dalam proses pertumbuhan. Ada beberapa cara untuk meningkatkan kecerdasan anak. Salah satunya dengan mengajarkan permainan musik, seperti piano.

Ini dibuktikan dengan  penelitian Universitas Toronto sebagaimana disadur dari Wikipedia. Pada penelitian itu diketahui 132 siswa Sekolah Dasar dijadikan responden untuk penelitian mental dan kecerdasan. Hasilnya, anak-anak yang
suka memainkan musik ataupun bernyanyi memiliki mental yang lebih baik daripada yang tidak belajar musik.
Lalu piano menjadi salah satu alat musik yang paling baik untuk diajarkan kepada anak-anak untuk merangsang saraf motorik dan keseimbangan otak kanan dan kiri.

Soal hasil penelitian itu, psikolog UNM, Widyastuti Rabu, 5 September turut membenarkan. Menurut dia, secara umum musik bisa memengaruhi sisi emosional dan kecerdasan anak tanpa batasan umur tertentu.

“Karena musik cenderung bisa menenangkan anak-anak. Itu sangat berpengaruh pada psikologi anak. Emosi jadi
cenderung cooling down, daya konsentrasi jadi lebih tinggi. Pada akhirnya, anak akan mampu memahami sesuatu
dengan lebih baik dan cepat,” urai Widyastuti.

Lebih lanjut kata dia, itu terjadi lantaran metode dan proses mempelajari piano memiliki tingkat kesulitan cukup rumit. Dimana kaki dan tangan harus selaras, lalu otak pun dituntut cepat memahami. Sehingga, anak yang mampu memainkan piano, cenderung lebih cerdas. Karena daya paham dan tingkat konsentrasi yang tinggi.

“Bisa dilihat dari anak yang latihan memainkan piano, bagaimana secara motorik harus mengoordinasi tangan dan kaki.
Untuk anak-anak itu sangat bagus karena ada proses mengasah keterampilan,” sebut Widya.

Pengalaman Koesmawati, salah satu orang tua murid les piano membuat daya ingat anaknya dua kali lebih baik saat
ia mengikutkan sang anak les privat piano dibandingkan sebelumnya. Kata Koesma ditemui di Jalan Boulevard, Rabu
kemarin, daya ingat itu terjadi lantaran emosi sang anak yang cenderung lebih stabil.

“Sebelum ikut les piano, anak saya bisa dikatakan cukup aktif. Susah konsen pada satu hal. Setelah belajar piano, dia
berubah. Daya ingatnya jadi tinggi. Dulu, saya pun tidak tahu apa benar les piano dapat membuat anak lebih cerdas atau
tidak. Sekarang dengan perubahan yang ada pada anak saya, ya mungkin saja itu benar,” papar Koesma.

Menurut Widya, perubahan positif sang anak bisa terjadi pasca berlatih piano, tapi bila itu dilakukan dengan kesiapan sang anak. “Belajar musik cenderung membuat anak lebih pintar, itu ada hasil penelitiannya. Hanya saja, perlu diingat yang penting adalah kesiapan anak untuk melakukan itu. Jadi, kalau misalnya anak tidak suka, jangan dipaksa. Jangan hanya karena ambisi orang tua. Sebab hasilnya tentu tidak sesuai yang diharapkan,” sebut Widyastuti.

Pada usia dini anak-anak menurut Widya memang mudah menyerap, menerima, dan mengingat hal baru yang pada
akhirnya dapat membantu perkembangan otak anak. Namun, diperlukan kesabaran dan ketelatenan untuk bisa
memainkan alat musik, terlebih piano dengan segala keribetannya. “Hal ini disebabkan anak-anak cenderung lekas bosan, jenuh, stres dan tak mau lagi main piano,” urai Widya.

Lalu itu dibenarkan Koesma. Menurut dia kesulitan memahami notasi nada dan partitur piano membuat anaknya hampir saja menyerah. Kemudian ia mensiasati hal itu dengan menantang sang anak memainkan lagu kesayangannya.
“Suasana latihan, cara duduk, dan posisi tubuh yang tepat akan menciptakan kenyamanan yang berpengaruh dalam proses belajar. Selain itu posisi bahu, letak lengan, dan jari-jari pada tuts piano juga ikut berpengaruh. Ini saya tahu dari buku panduan belajar piano yang saya baca,” kata Koesma. (*)


sumber http://www.fajar .co.id/read-20120906132804- bermain-piano -merangsang-kecerdasan-anak

Sabtu, 01 September 2012

Cara Bermain Jazz dalam Keyboard Pemula

How to Play Jazz on keyboard music instrumentfor beginner



Cara Bermain (berlatih) Jazz YG Sangat Mudah

chord CM7 (Left Hand).....
(Right Hand) - G = do ( g - a - b - c - d - e - f# - g )

Style : Swing, Tempo 130
Style : 16 beat / Funkjazz, Tempo 90

NB. 
pertama memang terasa agak terdengar Fals, tapi lama kelamaan mulai enak di dengar.
Selamat Mencoba


referensi dari : http://www .keyboardiz.com/?p=forum&id=2447

saya juga dapet dari yahooanswer :
http://id .answers.yahoo.com/question/index?qid=20100226211922AAshgwH


Banyak berlatih not-not musik dengan tempo cepat. Coba pelajari dari buku "Adam Schmit".

materi referensi:

I'm a pianist.

berikut juga saya berikan materi referensi dari : 
http:// musicandvocal.blogspot.com/2010/12/bermain-musik-jazz.html

Bermain muSik jazz

Bermain musik jazz, diperlukan kepekaan, dan kesabaran. Untuk itu, musik ini termasuk musik mahal. Karena lumayan sulit untuk bisa memainkan musik ini.
Demikian diungkapkan Benny Fajar, Instruktur musik di Chic’s musik, yang bertempat di Ruko Golden Boulvard BSD-City. Dia juga mengatakan, musik jazz lebih bervariatif baik dalam cara memainkan alat, dan menyayikannya. Salah satu tingkat kesulitan memainkan musik jazz lanjutnya, yaitu cara penggunaan kuncinya.
Kunci yang digunakan bukan lagi memakai kunci dasar seperti pada musik pop atau rock. Tapi sudah harus memakai kunci variatif. “ Kalau pada musik rock atau yang lainnya, jika menggunakan kunci C ya kunci C saja. Tapi di Jazz terdapat kunci C 6, kemudian C 6 setengah, dan lainnya. Dan musik ini juga terkesan eksklusif,” jelas Benny, Senin (15/12). 
“Mendengarkan musik jazz cocoknya di tempat-tempat mewah seperti hotel, kafe, mal dan restoran mahal. Makanya dari itu, musik ini disebut musik mahal. Selain itu, pemilihan not dan ritem yang dikemas menimbulkan kesan yang mahal,” tuturnya.
Tingkat kesulitannya terdapat pada scale (tangga nada), atau lebih jelasnya merangkai nada. Kemudian krotnya lebih banyak variasi, dan swing feel (mengikuti ketukan), tidak sama dengan musik lainnya. “Musik jazz ibarat satu bahasa not. Dan untuk bermain musik jazz, dianjurkan paham dasar bermain musik, ” katanya singkat.
Dibutuhkan minimal enam tahun, untuk bisa memainkan musik jazz. “Tapi ini juga tergantung tingkat kecerdasan orang tersebut. Karena dalam belajar musik ini dibutuhkan kepekaan, dan kesabaran,” kata Benny.
Lagu bisa disebut jazz apabila bila di dalamnya ada ritmix, maksudnya, harus ada improfisasi. Karena musik jazz lebih pada berkata-kata dalam nada. Improf sendiri artinya membawakan kembali lagu menurut si penyayinya.
Benny memberikan contoh, lagu donal bebek, improf-nya sesuai yang dibawakan kita, tapi bait lagu harus sama dengan aslinya. “Yang membedakan jazz dengan musik lain, dalam musik jazz ada improfisasi, sedangkan pada musik rock dan yang lainnya tidak ada,” jelasnya.
Untuk itu, agar cepat bisa bermain jazz, Benny menganjurkan khususnya bagi pemula, harus banyak mendengarkan musik jazz, latihan secara rutin dan peka. Artinya peka terhadap setiap ketukan dan serasi dengan tangga nada. (cr-4)

 
 
memang tidak mudah membuat anak menyukai musik atau paling tidak memiliki kualitas musikal yang baik.
Di bawah ini kami pilihkan beragam cara untuk mengajak anak mengenali musik berdasarkan bimbingan para pengajar gita niti para samya dan berbagai sumber pembelajaran musik anak.untuk anak usia 2 sampai 6 tahun :1. Ikutilah kemauan mereka misalnya kursus musik dan kursus anak. Pahamilah bahwa mereka masih suka bermain, jangan sampai mereka jadi terbatasi atau sebaiknya bawalah anak anda ke tempat kursus musik.2. Kenalkan musik kepada anak melalui kursus musik dan kursus anak, bisa dengan memutarkan rekaman lagu atau mengajak mereka nonton pertunjukan musik.3. Pancinglah dengan alat-alat musik yang ada dikursus musik anak. Perdengarkan bunyi-bunyian alat musik. Jika anak mulai mengerti, baru diarahkan. Jangan memaksa anak belajar alat musik tertentu.4. Kalau anak lambat mengerti, gunakan pendekatan psikologis. Jika ada guru pembimbing seperti di kursus musik anak, mintalah agar guru itu tidak hanya memberikan menjejalkan materi, tapi juga memahami psikis anak tersebut.5. Orangtua sang anak sebaiknya menambah pengetahuan musik dengan membaca buku-buku atau modul-modul tentang musik. Jika orang tua memahami yang dipelajari anak, ia akan mendukung secara positif.